Di dalam sebuah bilik kecil yang agak kotor, seorang wanita yang lelah berbicara kepada "お兄さん" (Oniisan), seorang lelaki yang tampaknya menjadi sumber kebahagiaan dan ketenangan baginya. Ia mengatakan bahawa dia sudah lama tidak makan, tetapi dia tidak mempunyai wang, dan akhirnya dia memutuskan untuk menghubungi Oniisan. Dia berjanji akan memberi dia sesuatu yang baik jika Oniisan membiarkannya menginap. Oniisan, dengan kebaikannya, membenarkan permintaannya, dan hubungan mereka bermula dari sana.
Mereka menghabiskan masa bersama, dan suasana menjadi semakin hangat, penuh dengan keintiman dan ketenangan. Oniisan memperhatikan setiap gerak-gerak wanita itu, dan dia juga terasa begitu lembut dan sensitif. Dengan setiap sentuhan dan kata-kata lembut, mereka terus bermain, saling memuaskan satu sama lain. Mereka seperti berada dalam dunia sendiri, di mana waktu terasa begitu lambat, dan setiap detik dipenuhi dengan kebahagiaan dan kehangatan.
Perlahan-lahan, hubungan mereka menjadi lebih dalam, dan keintiman mereka semakin meningkat. Mereka saling berbicara, saling memahami, dan Oniisan pun merasa begitu bahagia melihat wanita itu begitu senang dan bersemangat. Mereka berjanji akan terus bersama, dan setiap kali mereka bertemu, mereka akan terus membiarkan satu sama lain merasakan kehangatan dan kebahagiaan yang mereka kongsi.
Dalam suasana yang begitu hangat dan intim, mereka akhirnya terlelap, saling membiarkan satu sama lain menikmati ketenangan malam. Mereka berjanji akan terus bersama, dan dalam hati mereka, mereka tahu, ini hanyalah awal dari kebahagiaan yang akan datang.