Selama 54 tahun hidup dalam kesepian, lelaki ini bertemu dengan seorang wanita muda yang sangat cantik, dan akhirnya menjadi isterinya. Ini seperti mimpi yang terjadi, tetapi adakah ia benar-benar berhak merasakan kebahagiaan seperti ini? Atau mungkin, kebahagiaan yang besar ini akan dibalas dengan kesedihan yang besar? Ia memanggil isterinya, Luichan, dan mereka bertemu dua tahun yang lalu di musim dingin.
Dalam kehidupan sehari-harinya, Luichan bekerja di syarikat yang sama dengan lelaki itu. Ia berusaha keras, bahkan sampai menikah tanpa menunggu jawapan darinya. Setiap hari mereka hidup dalam kebahagiaan, tetapi kebahagiaan itu terganggu oleh keadaan syarikat yang tidak stabil. Kebiasaannya, lelaki itu akan terlambat, menyebabkan kontrak gagal, dan akhirnya memicu kemarahan dari rakan sekerja dan bosnya.
Pada suatu hari, keadaan menjadi semakin rumit apabila ia menemui seorang wanita baru, Ray-chan, yang ternyata menyembunyikan hubungan mereka. Ia juga memperkenalkan Luichan kepada bosnya, dan keadaan menjadi lebih kacau apabila ia terlibat dalam konflik syarikat yang melibatkan tindakan curang dan kesalahan yang tersembunyi.
Dalam keadaan yang semakin memburuk, Luichan memberikan kebahagiaan yang luar biasa, tetapi ia juga menderita dari kekecewaan dan kesedihan yang tersembunyi. Ia meminta Luichan untuk menutupi segala sesuatu, dan akhirnya, dalam kebahagiaan dan kesedihan, mereka berusaha menemukan kembali kebahagiaan yang mereka impikan.