Yukarin, seorang guru yang baru saja kembali ke sekolah, berhadapan dengan tantangan yang tidak terduga. Dulu, dia adalah seorang guru yang setia, tetapi setelah menikah dengan seorang guru lain, dia memutuskan untuk meninggalkan jabatannya dan fokus pada keluarga. Namun, setelah suaminya mengalami kejadian memalukan yang diunggah ke internet, dia harus kembali ke sekolah sebagai guru paruh waktu. Sekolahnya kini dalam keadaan yang semakin kacau, dengan banyak siswa yang menjadi problem child dan terus menyebabkan kekacauan di kelas.
Dalam kelas yang dihadiri Yukarin, suasana menjadi semakin tidak terkendali. Siswa-siswanya yang biasanya menurut, kini justru menantang guru mereka. Ada yang menolak mengikuti ujian, ada yang menantang Yukarin secara langsung, bahkan sampai menantangnya dalam cara yang tidak biasa. Tidak hanya itu, beberapa siswa juga mulai menyebar video mereka secara online, seperti yang pernah terjadi pada guru sebelumnya, Tamaya.
Dalam suasana yang semakin panas itu, Yukarin berusaha untuk tetap tenang dan fokus. Dia berusaha memandu kelas, tetapi satu per satu siswanya mulai menantangnya dengan cara yang semakin berani. Ada yang menggoda, ada yang menolak mengikuti ujian, dan bahkan ada yang mencoba menggoda Yukarin secara langsung. Dalam suasana yang semakin memanas, Yukarin pun mulai merasakan kehangatan dan ketertarikan yang muncul dari hubungan antara guru dan siswanya.
Dari situ, hubungan antara Yukarin dan siswanya berubah menjadi sesuatu yang lebih personal, bahkan bisa dikatakan sedikit eksplisit. Yukarin, yang dulu hanya fokus pada pekerjaannya, kini harus menghadapi tantangan yang tidak hanya dari siswanya, tetapi juga dari dalam dirinya sendiri. Dalam suasana yang semakin memanas, Yukarin pun mulai merasakan perubahan dalam dirinya, dan mungkin juga dalam hidupnya.